![]() |
| sumber: terselubung.in |
postelusur - Namanya juga sama-sama manusia, Si Bos pun tak luput dari
kesalahan. Akan tetapi, bukanlah perkara mudah mengeritik dan memberi koreksi
kepada atasan kamu. Jika bosmu memang terbuka dengan kritik sih, tidak masalah.
Jika sebaliknya, salah langkahdapat membuat kamu bagaikan bekerja dengan “setan
dari neraka”. Tapi, bukan berarti tak ada cara untuk mengingatkan Si Bos, kok.
Inilah 3 Cara Bijak Mengkritik Bos seperti yang dikutip dari iniunik.web.id
Keep It Private.
Bagi atasan, kritik seringkali dirasakan sebagai sebuah
serangan pada otoritas yang dimilikinya. Karenanya, jangan mengeritik atasan
kamu di tempat terbuka atau di hadapan orang lain. Carilah tempat yang privat,
bicarakan hanya dengan kamu berdua. Dengan demikian, dia pun merasa dihargai.
Pilih Waktu.
Jangan sekali-sekali mengeritik atasan di saat dia sedang
marah atau dalam emosi yang kurang baik. Urat-urat yang menegang membuat
seseorang semakin sensitif. Pilih waktu ketika bos sedang dalam emosi stabil
atau sedang happy untuk bicara dari hati ke hati.
Empat Mata atau Tuliskan.
Sebaiknya sih, kamu memberi kritik dengan dialog atau
input yang membangun secara empat mata. Akan tetapi, bila atasanmu terlihat
selalu sibuk, tak ada salahnya memberikan input secara tulis, lewat email
barangkali.

0 komentar:
Posting Komentar